Pendidikan kesetaraan bukan sekadar jalur alternatif, melainkan merupakan jaring pengaman pendidikan yang memastikan tidak ada satu pun warga Tangerang Selatan yang tertinggal dalam laju modernisasi yang penuh dengan berbagai tantangan, termasuk ketimpangan dan erosi spiritual. Di tengah dinamika Kota Tangerang Selatan yang tumbuh sebagai pusat ekonomi kreatif dan teknologi, posisi tutor pendidikan kesetaraan dituntut untuk lebih dari sekadar pengajar di dalam kelas. Inilah yang mendasari urgensi keberadaan Divisi Jejaring, Kerja Sama, dan Kewirausahaan (JKK).
Tantangan pendidikan di kota satelit seperti Tangsel tidak bisa diselesaikan secara terisolasi. Selama ini, pendidikan kesetaraan seringkali menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses sumber daya dan stigma sosial. Divisi JKK hadir untuk meruntuhkan tembok pembatas tersebut melalui penguatan Jejaring. Kami percaya bahwa dengan membangun koneksi yang solid antara asosiasi dengan Pemerintah Kota, lembaga pendidikan tinggi, serta komunitas sosial, kita dapat meningkatkan martabat dan pengakuan atas profesi tutor kesetaraan sebagai pilar penting pembangunan sumber daya manusia.
Lebih jauh lagi, kemajuan teknologi dan pesatnya pertumbuhan industri di wilayah BSD, Bintaro, hingga Ciputat membuka peluang Kerja Sama strategis yang tak terbatas. Divisi ini berperan sebagai katalisator yang menghubungkan kompetensi para tutor dengan kebutuhan sektor swasta melalui program CSR maupun kolaborasi link-and-match. Melalui kemitraan ini, kami berupaya memastikan bahwa para tutor di Tangerang Selatan selalu mendapatkan pembaruan literasi digital dan akses terhadap fasilitas pendukung pembelajaran yang mutakhir.
Satu pilar yang tak kalah penting adalah aspek Kewirausahaan. Kami memahami bahwa kesejahteraan merupakan fondasi utama bagi profesionalisme. Divisi JKK berkomitmen untuk menumbuhkan jiwa edupreneur di kalangan anggota. Dengan mendorong terciptanya unit-unit usaha kreatif berbasis pendidikan dan pemanfaatan ekonomi digital, kami ingin memastikan bahwa setiap tutor memiliki kemandirian ekonomi. Tutor yang berdaya secara finansial akan memiliki fokus dan energi yang lebih besar untuk melahirkan inovasi pembelajaran bagi warga belajar.
Melalui misi dan program kerja yang terukur, Divisi Jejaring, Kerja Sama, dan Kewirausahaan tidak hanya bekerja untuk hari ini, tetapi sedang membangun ekosistem pendidikan non-formal yang berkelanjutan. Kami mengundang seluruh pemangku kepentingan di Kota Tangerang Selatan untuk bersinergi, bergerak bersama, dan menciptakan dampak nyata bagi masa depan pendidikan yang lebih inklusif dan mandiri.
Rumusan Misi:
Mewujudkan kemitraan kolaboratif antara tutor di Tangerang Selatan, termasuk dengan dunia akademis, ekosistem digital, dunia usaha dan dunia industri guna meningkatkan marwah dan kemandirian ekonomi pendidik kesetaraan.
